Revolusi Manusia

Apr 23, 2012   //   by admin   //   Uncategorized  //  No Comments

Budhisme ditandai dengan penekanannya pada perubahan dalam diri sendiri – sebuah proses untuk memunculkan potensi tertinggi yang ada pada manusia. Budhisme Nichiren mengajarkan bahwa hanya dengan secara berani menghadapi tantangan hidup di tengah kondisi masyarakat yang keras barulah kita dapat mengubah hidup kita dan dunia menjadi lebih baik.

Filsafat inti dari SGI dapat disimpulkan dnegan konsep “revolusi manusia” yang berarti perubahan dalam diri seseorang atas motivasinya sendiri akan memberikan perngaruh positif terhadap jaringan kehidupan yang lebih besar. Proses reformasi diri yang dinamis – dari ketakutan menjadi keyakinan, dari penghancuran menjadi daya cipta, dari kebencian menjadi welas asih – dan peremajaan masyarakat yang dihasilkan inilah yang membentuk inti dari visi SGI akan sebuah dunia yang damai.

“Revolusi manusia” adalah istilah yang digunakan presiden kedua Soka Gakkai Josei Toda untuk menggambarkan suatu proses perubahan mendasar dimana kita memecahkan cangkang “aku kecil” diri kita yang terikat ego dan kepentingan pribadi, tumbuh dalam semangat mementingkan orang lain menuju “aku besar” yang mampu untuk mengasihi dan bertindak demi orang lain – dan akhirnya seluruh umat manusia.

Seperti yang dijelaskan Presiden SGI Daisaku Ikeda: “Ada segala macam revolusi: revolusi politik, revolusi ekonomi, revolusi industry, revolusi sains, revolusi budaya… namun tidak peduli apapun yang kita ubah, dunia tidak akan menjadi tempat yang semakin baik selama manusia sendiri… tetap egois dan tidak berwelas asih. Dalam hal ini, revolusi manusia adalah revolusi yang paling mendasar dari segala revolusi, dan pada saat bersamaan, revolusi yang paling dibutuhkan umat manusia.

Comments are closed.

RSS Bimbingan Harian

  • Daily Encouragement January 20
    Everyone born in this world has a unique role that only he or she can fulfill. Were this not the case, we would not be here. The universe never acts without cause; everything invariably has a reason for being. Even the weeds people love to loathe serve a purpose. […]