Budhisme Nichiren Daishonin

Apr 23, 2012   //   by admin   //   Uncategorized  //  No Comments

Gerakan Soka Gakkai Indonesia berakar pada filsafat penguat jiwa yang diajarkan oleh Nichiren, seorang bhiku yang hidup pada abad ke-13 di Jepang. Ajaran Nichiren menegaskan bahwa setiap individu, tidak peduli apapun ras, jenis kelamin, kapasitas atau kedudukan sosialnya, memiliki kekuatan untuk mengatasi tantangan yang tak terelakkan dalam kehidupan, kekuatan untuk mengembangkan kehidupan yang berdaya cipta dan bernilai tinggi, dan kekuatan untuk memberikan pengaruh positif pada komunitas, masyarakat dan dunia.

Filsafat Nichiren berasal dari ajaran Sakyamuni, yakni pendiri Budhisme dalam catatan sejarah yang hidup di India sekitar 2.500 tahun lalu. Nichiren menemukan bahwa Sutra Bunga Teratai mengandung inti ajaran Budha dan kebenaran yang disadari Sakyamuni. Sutra ini mengungkapkan bahwa sebuah asas universal yang disebut sifat Budha terdapat di dalam semua kehidupan. Asas ini menegaskan bahwa semua orang bisa mencapai pencerahan.

Nichiren sangat merasakan bahwa Budhisme seharusnya memungkinkan orang-orang yang hidup dalam dunia nyata dan yang sedang menghadapi masalah nyata memperolah kekuatan untuk mengubah hidup mereka menjadi lebih baik.

Budhisme Nichiren menekankan hubungan yang mendalam di antara kebahagiaan diri sendiri dengan kebahagiaan orang lain. Kepuasan dan pencapaian terbesar dalam kehidupan diri sendiri diwujudkan melalui perjuangan untuk kebahagiaan orang lain.

Comments are closed.

RSS Bimbingan Harian

  • Daily Encouragement July 20
    Our lives are ruled by impermanence. But simply realizing that changes nothing. There is no value in bleak pessimism. The challenge is how to create something of enduring value within the context of our impermanent lives. The Lotus Sutra teaches us how to do this. […]